Menyigi Surga Bawah Laut di Pulau Harapan

pulau ayer
Sensasi Goyang di Floating Cottage Pulau Ayer
November 23, 2015
Pulau-Pramuka
Eksotisme Pulau Pramuka yang Memukau
November 23, 2015
Show all

Menyigi Surga Bawah Laut di Pulau Harapan

pulau Seribu

Dermaga pasir putih membentang indah menyambut kita saat menginjakkan kaki di Pulau Harapan. Semilir angin menerbangkan aroma laut, seolah mengajak untuk menikmati kebeningan air. Seperti berada dalam sebuah aquarium raksasa, ikan-ikan kecil dan biota laut lain yang masih terjaga kemurniannya makin menambah kesan eksotis pulau yang berada di Kepulauan Seribu itu. Dengan keindahannya yang alami, maka pantas kiranya Pulau Harapan dijadikan sebagai objek wisata andalan.

Pulau Harapan merupakan salah satu dari sekian banyak pulau yang terdapat di Kepulauan Seribu. Pulau Harapan tidak terlalu luas. Belum ada data publik yang memuat tentang luas secara keseluruhan, namun diperkirakan tidak melebihi 50 hektar. Meski tidak luas, namun Pulau Harapan termasuk pulau yang padat penduduk. Sedikitnya sekitar 2000 jiwa atau 400 KK terdaftar sebagai warga Kelurahan Pulau Harapan.

Penduduk Pulau Harapan umumnya adalah warga pendatang. Mereka berasal dari suku Bugis, Mandar dan Jawa. Layaknya masyarakat pesisir pantai, mata pencaharian penduduknya mayoritas adalah nelayan. Sebagian insfrastruktur jalan terbuat dari paving block yang selebar kurang lebih 1 meter yang dibangun mengelilingi pulau tersebut. Hanya butuh waktu 20 menit untuk mengelilingi pulau tersebut

Untuk mencapai Pulau Harapan, kita harus melewati Pulau Pramuka. Bila bertolak dari Dermaga Muara Angke atau Marina Ancol, perjalanan membutuhkan waktu selama 3,5 jam untuk menuju Pulau Pramuka. Dari Pulau Pramuka baru melanjutkan ke Pulau Harapan yang memakan waktu 30 menit. Tapi itu jika kita menaiki kapal penumpang umum. Lama waktu perjalanan yang ditempuh bisa 2 jam lebih cepat jika kita menggunakan speedboat. Tapi tentu saja risiko biaya perjalanan menjadi lebih mahal karena harus menyewa speedboat. Meski demikian, lelahnya perjalanan atau biaya yang mahal dipastikan akan terbayar setelah berada di Pulau Harapan.

Seperti namanya, harapan untuk bisa berelaksasi dengan dengan nuansa alam bahari seketika terwujud ketika turun dari transportasi laut yang kita gunakan. Secara territorial, Pulau Harapan merupakan salah satu daerah Pemukiman di Wilayah Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKS). Karena berada di zona taman nasional, maka wajar saja biota laut di Pulau Harapan masih terjaga. Ada ratusan terumbu karang yang menghiasi bawah laut Pulau Harapan. Begitu juga dengan spesies ikan lainnya, baik berukuran kecil ataupun besar.

Posisi Strategis Pulau Harapan

Penangkaran penyu yang terletak di Pulau Kelapa juga bisa ditempuh dengan jalan kaki dari titik Pulau Harapan. Pasalnya, sejak beberapa waktu lalu, pemerintah sudah menyediakan akses darat yang menghubungkan Pulau Harapan dan Pulau Kelapa. Pembangunan akses darat berupa jembatan beton tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan reklamasi pantai di Kepulauan Seribu. Selain berdekatan dengan lokasi penangkaran penyu, Pulau Harapan juga dekat dengan Bandar Udara Kepulauan Seribu yang terletak di Pulau Panjang.

Menikmati keindahan Pulau Harapan tidak sebatas pada siang hari saja. Pemandangan menakjubkan juga bisa disaksikan ketika gelap mulai menyapa. Lampu-lampu penerangan yang indah mengelilingi Pulau Harapan seperti kunang-kunang yang berkelap-kelip. Sinar cahaya lampu tersebut berasal dari gugusan pulau-pulau resort yang mengelilingi Pulau Harapan. Disebut resort karena di sana terbanyak banyak penginapan mewah. Tertarik mengunjungi pulau resort tersebut? Boleh saja, kita hanya harus membayar tiket masuk ke dalam pulau-pulau resot tersebut. Tidak ada keharusnya untuk menyewa penginapan di sana.

Kepulauan Seribu memang menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Indonesia, selain Bali, Raja Ampat dan Kepulauan Mentawai. Keindahan panorama laut, ombak serta pemandangan alam bawah laut begitu sayang untuk dilewatkan. Potensi alam yang mendukung juga dimanfaatkan warga setempat dengan fasilitas untuk pengunjung yang ingin berkenalan dengan laut. Seperti menyediakan fasilitas untuk snorkeling dan diving, dua olahraga rekreasi air yang bisa mengajak kita untuk menikmati pemandangan bawah laut.

Pulau Harapan sebagai bagian dari Kepulauan Seribu juga memiliki fasilitas tersebut. Seolah tak mau melewatkan potensi dan peluang bisnis yang ada, pengembangan olahraga air mulai dilakukan secara professional. Sejumlah biro travel perjalanan wisata memasukkan snorkeling dan diving sebagai bagian dari paket perjalanan yang mereka tawarkan. Tentu saja hal ini memudahkan pengunjung untuk bisa menikmati keindahan bawah laut Pulau Harapan.

Menemukan Surga Pulau Harapan Lewat Snorkeling dan Scuba Diving

Sebelum memutuskan untuk ikut bersnorkeling, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu snorkeling. Snorkeling merupakan kegiatan menyelam di permukaan laut yang dibantu menggunakan alat bantu pernafasan. Alat bantu nafas berbentuk huruf J tersebut berfungsi sebagai masker untuk melindungi mata dan hidung dari air. Untuk melakukan pergerakan di dalam air, kita juga harus dilengkapi dengan fins, semacam alat berbentuk kaki katak yang berfungsi untuk menambah daya dorong pada kaki. Bagi yang tidak bisa berenang, jangan khawatir, karena kita akan dilengkapi dengan pelampung.

Meski sama-sama menyelami lautan, kegiatan snorkeling berbeda dengan scuba diving. Bila snorkeling hanya menyelam sebatas permukaan laut saja, dalam scuba diving memungkinkan kita untuk menyelam lebih dalam lagi. Hanya saja untuk melakukan diving, kita harus melewati serangkaian pelatihan fisik yang lebih komplek. Tentu saja termasuk wajib bisa berenang. Peralatan diving juga lebih lengkap. Ada tabung alat bantu pernafasan yang berukuran besar dan berat, hingga pakaian selam plus kacamata khusus. Semua peralatan tersebut harus dibawa sendiri oleh penyelam ke dalam air.

Tidak sebatas untuk tujuan rekreasi, diving juga sering dilakukan untuk aktivitas pekerjaan, seperti pengeboran bawah laut, pengelasan hingga penelitian kehidupan bawah laut. Nah, setelah kita memahami sedikit tentang snorkeling dan scuba diving, kita bisa memutuskan kegiatan apa yang akan dilakukan untuk melengkapi perjalanan wisata bahari di Pulau Harapan.

Jika sudah memiliki keahlian berenang tingkat tinggi dan mengenal seluk beluk diving, turun lebih dalam menyusuri bawah laut Pulau Harapan dengan scuba diving mungkin bisa dicoba. Tapi bagi pemula, bersnorkeling sudah cukup memuaskan hasrat ingin menikmati keindahan panorama bawah laut. Toh, dari permukaan laut kita juga bisa menikmati sejumlah species yang menghuni laut Pulau Harapan. Sedikit menyelam dan berenang bersama aneka biota laut tersebut tentu memberikan sensasi yang berbeda.

Selain olahraga air tersebut, Pulau Harapan juga memberikan kita fasilitas hopping island, yaitu berkeliling pulau-pulau dengan menggunakan boat tradisional. Ada beberapa pulau gugusan andalan yang bisa dikunjungi, seperti Pulau Besar, Pulau Perak dan Pulau Bulat. Selain potensi wisata, Pulau Harapan juga memiliki potensi alam lainnya. Pengembangan budidaya ikan laut dan ikan tangkap tengah dilakukan secara berkelanjutan. Begitu juga dengan pelestarian hutan mangrove yang berfungsi sebagai pelindung biota laut.

Pulau Harapan memang memberi harapan yang besar akan keindahan wisata bahari Indonesia. Dengan segala potensi yang ada, akankah Pulau Harapan menjadi salah satu destinasi unggulan di sekor wisata bahari. Harapan itupun tertuju kepada pemerintah agar bisa mengelola Pulau Harapan lebih maksimal lagi.